roket cina di bulanBeijing, LiputanIslam.com — Cina menyatakan keinginannya untuk meningkatkan kerjasama strategis dengan Rusia demi kepentingan kedua pihak. Demikian pernyataan Jubir Deplu Cina Hua Chunying, Selasa (7/7). Di antara bidang-bidang yang menjadi sasaran kerjasama adalah bidang teknologi dan ruang angkasa.

“Kami bermaksud untuk meningkatkan kerjasama, khususnya adi bidang-bidang strategis termasuk ruang angkasa dan teknologi,” kata Hua Chunying dalam pernyataannya seperti dilansir Press TV.

Pernyataan itu menyusul pernyataan Deputi Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin sehari sebelumnya bahwa Cina berminat untuk membeli mesin-mesin roket buatan Rusia.

Pejabat Cina itu mengatkan bahwa pembicaraan antara Rogozin dengan Wakil Perdana Menteri Wang Yang baru-baru ini difokuskan pada beberapa isyu termasuk bidang ruang angkasa dan teknologi.

Rogozin dalam pernyataannya dalam sebuah pertemuan resmi di Irkutsk minggu ini mengatakan bahwa Cina berminat untuk membeli sejumlah peralatan yang penting untuk mendukung pengembangan industri luar angkasa Cina. Menurut Rogozin, Cina menempatkan program penerbangan ke bulan sebagai prioritasnya, namun Rusia mengingatkan bahwa program tersebut sulit terealisir tanpa peralatan buatan Rusia.

Cina telah mengirim misi pendaratan pertama di bulan pada bulan Desember 2014. Roket Chang’e 3 diluncurkan pada tanggal 2 Desember 2014 dan membutuhkan waktu 2 minggu untuk mendarat di permukaan bulan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL