beijing-guangzhouBeijing, LiputanIslam.com — Cina hari Minggu (9/11), menyatakan keterkejutannya oleh keputusan Mexico untuk membatalkan pembangunan jalur KA cepat oleh perusahaan Cina senilai $3,75 miliar.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi Cina, People’s Daily, Senin (10/11), perusahaan Cina yang turut serta dalam penawaran, telah mengikuti prosedur dengan tepat, merujuk pada batas waktu penawaran yang hanya bisa dipenuhi oleh perusahaan China Railway Construction Corp. Sementara para pesaing lainnya gagal memenuhi batas waktu penawaran.

Setelah kontrak pembangunan jalur KA cepat disetujui pada tanggal 3 Oktober lalu, muncul kritikan dari kelompok oposisi bahwa pemerintah Mexico telah memberikan perhatian lebih besar kepada perusahaan Cina daripada perusahaan-perusahaan dari negara lain.

Menanggapi kritikan-kritikan itu Kementrian Transportasi dan Komunikasi Mexico pada hari Jumat (7/11) mengumumkan pembatalan kontrak dengan perusahaan Cina dan akan mengulang lagi proses tender dari awal dengan batas waktu penawaran selama 6 bulan.

Pembatalan itu, menurut pernyataan tersebut, ditujukan untuk menghindari kecurigaan-kecurigaan publik.

Otoritas Mexico beberapa waktu lalu menyebut telah memberikan kesempatan kepada beberapa negara untuk terlibat dalam proses tender, di antaranya Jepang, Jerman dan Perancis yang memiliki pengalaman luas dalam pembangunan sistem kereta api cepat.

Jalur KA cepat yang akan dibangun nantinya akan menghubungkan ibukota Mexico City dengan kota industri di utara Mexico, Queretaro, berjarak 210 km. Dengan KA cepat mendatang diharapkan waktu tempuh kedua kota yang selama ini memakan waktu hingga lebih dari 2 jam akan dipangkas menjadi kurang dari 1 jam.

Jubir Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional Cina menyebutkan, pembatalan kontrak tersebut bukan karena masalah Cina, melainkan disebabkan oleh faktor domestik Mexico. Ia berharap masalah ini bisa diselesaikan secepatnya.

Ia menyebut keputusan Mexico untuk membatalkan proyek tersebut sangat mengejutkan, mengingat perusahaan Cina telah mengikuti proses tender dengan tepat dan memenuhi kualifikasi yang diharapkan.

Sementara itu China Railway Construction Corp hari Minggu menyatakan keterkejutannya atas pembatalan itu. Selanjutnya perusahaan akan membentuk tim hukum untuk mengkaji langkah hukum yang harus dilakukan untuk melindungi hak-hak perusahaan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL