cinaUrumqi, LiputanIslam.com — Polisi Cina hari Sabtu (24/5) mengumumkan telah menangkap pelaku serangan teroris yang menewaskan 39 orang di Urumqi, Provinsi Xinjiang, hari Kamis lalu.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Xinhua dan dikutip BBC, hari Sabtu (24/5), pelaku serangan kini ditahan di satu kota di Provinsi Bayingolin di selatan Urumqi. Empat pelaku lainnya dinyatakan tewas dalam aksinya.

Menyusul aksi terorisme tersebut otoritas keamanan Cina juga mengumumkan kampanye anti-terorisme selama setahun di Provinsi Xinjiang yang lebih dari separo penduduknya adalah orang-orang muslim Uighur.

Sebagaimana dikabarkan, pada hari Kamis, sekawanan teroris menabrakkan 2 kendaraan ke tengah-tengah pasar yang padat pengunjung sambil melemparkan granat dan menembakkan senapan. Salah satu dari kendaraan itu kemudian meledak.

Laporan-laporan awal menyebutkan seluruh pelaku yang berjumlah 5 orang tewas dalam aksi tersebut hingga laporan resmi terakhir mmenyebut seorang tersangka menjalani penahanan.

Xinhua mengutip keterangan polisi yang menyebutkan bahwa para pelaku terlibat dalam “kegiatan keagamaan ilegal” dan telah “mempelajari berbagai materi tentang terorisme”.

Xinjiang telah menjadi ajang serangan terorisme dalam beberapa tahun terakhir yang oleh pemerintah dituduhkan pelakunya kepada kelompok-kelompok separatis Uighur. Serangan-serangan teroris itu termasuk serangan di stasiun kereta api di Urumqi dan Kunming baru-baru ini.

Pemerintah Cina mengklaim telah menggelontorkan dana pembangunan besar-besaran di Xinjiang, namun sebagian warga Uighur menuduh pemerintah Cina telah menindas kebebasan mereka.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL