gazprom_5Shanghai, LiputanIslam.com — Pemerintah Cina dan Rusia mencapai kesepakatan tentang kontrak penjualan gas jangka panjang selama 30 tahun. Sebagai salah satu implementasinya produsen gas Rusia Gazprom dan China National Petroleum Corp (CNPC) akan menandatangani kontrak penjualan gas ke Cina selama 10 tahun.

Rusia kini terdesak untuk mengembangkan pasar migasnya setelah pangsa pasar utamanya di Eropa terancam oleh sanksi-sanksi Amerika dan UNi Eropa akibat krisis Ukraina.

Belum ada keterangan mengenai nilai kontrak jangka panjang tersebut, namun beberapa analis memperkirakan nilainya mencapai $400 miliar lebih, atau sekitar Rp 4.000 triliun.

Presiden Putin dalam pernyataannya kepada media Rusia tentang kesepakatan dengan Cina, mengatakan, “Harganya sangat memuaskan kita semua (Cina dan Rusia).”

Harga saham Gazprom sendiri langsung naik 2% setelah diumumkannya kesepatan Cina-Rusia ini.

Kesepakatan tersebut ditandatangani di sela-sela pertemuan
“The Conference on Interaction and Confidence Building Measures in Asia (CICA)” ke-4 di Shanghai. Dalam kesepakatan tersebut disebutkan Rusia akan mengirimkan gas alamnya sebanyak 38 milyar meter kubik gas alam setiap tahun ke Cina mulai tahun 2018.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL