gao yuBeijing, LiputanIslam.com — Pengadilan Cina memenjarakan seorang jurnalis selama 7 tahun karena didakwa membocorkan rahasia negara kepada situs asing.

Gao Yu (71 tahun) dinyatakan telah “secara ilegal memberikan rahasia-rahasia negara kepada orang asing,” demikian Pengadilan Beijing menyebutkan. Demikian BBC News melaporkan, Jumat (17/4).

Otoritas Cina tidak menyebutkan secara jelas dokumen yang telah dibocorkan itu. Namun rumor yang beredar menyebutnya sebagai “Document No 9” yang berisi strategi Partai Komunis Cina. Ini mencakup upaya pemerintah untuk ‘mengontrol dan membatasi demokrasi, masyarakat sipil dan kebebasan pers’, demikian BBC News menyebutkan.

Amnesty International menyebut pemenjaaan Gao Yu sebagai “pelanggaran keadilan yang terang-terangan”.

“Ini adalah bagian dari serangan otoritas terhadap kebebasan berekspresi,” kata William Nee, peneliti Amnesty Ingternational dari Cina. Sementara itu pengacara Yu, Shang Baojun, menyatakan kekecewaannya atas vonis itu dan menyatakan akan mengajukan banding.

Gao ditahan sejak bulan April 2014. Beberapa minggu kemudian televisi nasional CCTV menayangkan video yang menunjukkan Gao yang menyatakan pengakuan atas kesalahannya dan menyatakan penyesalannya. Ia menyebut tindakannya sebagai ‘keselahan besar’.

Pengacara Gao menuduh pengakuan itu dilakukan setelah polisi mengancam akan menahan putra Gao. Bulan November 2014 lalu ia mulai menjalani proses pengadilan.

Gao adalah wartawan senior yang dihormati di Cina yang telah banyak menulis berita untuk media massa Hongkong dan luar negeri. Pada tahun 1990-an ia juga pernah ditahan karena kasus yang sama.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL