snjtStockholm, LiputanIslam.com — Menurut data yang dirilis badan pengawas perdagangan senjata yang berbasis di Swedia, Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), Senin  (17/3), Cina kini menggantikan posisi Perancis sebagai penjual senjata keempat terbesar dunia. Jerman ada di peringkat ketiga, sedangkan posisi teratas diduduki Amerika dan Rusia.

Selama lima tahun terakhir, penjualan senjata global naik 14 persen. Dan kini Cina menguasai 6 persen pangsa ekspor senjata dunia, sedangkan Perancis 5 persen. Posisi teratas statistik penjualan senjata untuk periode 2009-2013 masih diduduki oleh Amerika Serikat, yang menguasai 29 persen ekspor senjata global, diikuti oleh Rusia, 20 persen, dan Jerman, 7 persen.

Menurut laporan SIPRI, lima negara pengekspor senjata terbesar itu menguasai 74 persen penjualan senjata global.

Selain AS dan Rusia, Cina juga merupakan pemasok utama senjata ke wilayah India, yang jumlahnya sekitar 54 persen dari impor senjata Pakistan dan 82 persen impor Bangladesh.

“Pasokan senjata Cina, Rusia, dan AS ke Asia Selatan didorong oleh pertimbangan ekonomi dan politik,” kata Siemon Wezeman, peneliti senior dari SIPRI Arms Transfer Program.

“Secara khusus, Cina dan Amerika Serikat tampaknya menggunakan pengiriman senjata ke Asia untuk memperkuat pengaruh mereka di wilayah tersebut,” tambahnya.

Lima pemasok terbesar senjata utama dunia selama periode 2009-2013 adalah Amerika Serikat (29% ekspor senjata global), Rusia (27%), Jerman (7%) , Cina (6%), dan Prancis (5%). Lima negara ini menyumbang 74 persen dari total volume ekspor senjata di seluruh dunia. Amerika Serikat dan Rusia bersama-sama menyumbang 56 persen dari keseluruhan volume ekspor senjata.(lb/dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:
Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL