chinese funeralBeijing, LiputanIslam.com — Pemerintah Cina menyatakan akan menghentikan kebiasaan baru masyarakat kota yang mengundang penari seksi untuk menarik pengunjung mengikuti acara pemakaman.

Kementrian Kebudayaan Cina, seperti dilaporkan BBC News dengan mengutip kantor berita Xinhua, Jumat petang (24/4), menyebut kebiasaan baru itu sebagai ‘tidak berbudaya’.

Kementrian Kebudayaan menyebut setidaknya dua kasus dimana penari telanjang diundang untuk menarik pengunjung dalam acara pemakaman di Provinsi Hebei dan  di Jiangsu, Cina Timur. Dalam kedua kasus ini baik penyelenggara maupun penari telanjangnya telah dijatuhi hukuman.

Masyarakat Cina menganggap banyaknya orang yang menghadiri upacara pemakaman menunjukkan tingkat kehormatan orang yang meninggal. Hal ini mendorong munculnya sejumlah kasus pertunjukan tarian eksotik untuk mengundang warga hadir dalam pemakaman.

“Mempertunjukkan tarian eksotik dalam acara pemakaman menunjukkan jebakan kehidupan modern di Cina, dimana kesombongan dan keangkuhan mengalahkan tradisi,” tulis Xinhua mengutip pejabat kebudayaan Cina.

“Saya tidak mengerti mengapa ini dianggap sebagai bermoral. Anda bergurau! Trend seperti apa ini?” Tulis Xinhua lagi mengutip komentar seorang warga Cina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL