Chinese-HalloweenBeijing, LiputanIslam.com — Polisi kota Beijing, Cina, mengumumkan larangan pakaian bertema pesta Halloween di dalam kereta api bawah tanah (metro). Setiap pelanggarnya menghadapi ancaman penjara.

Sebagaimana dilaporkan BBC News dengan mengutip media pemerintah, Jumat (31/10), pakaian bertema Halloween dianggap bisa memicu terjadinya kerumunan massa yang berujung pada keributan.

Menurut BBC, pengumuman itu merupakan bagian dari rangkaian pembatasan yang dikeluarkan pemerintah Cina menjelang diselenggarakannya pertemuan APEC di Beijing minggu depan. Selain itu polisi telah menambah personilnya di jalanan dan penutupan jalan-jalan juga sudah mulai diterapkan.

Menurut laporan media Cina, pakaian bertema Halloween di dalam kereta api bawah tanah bisa memicu terjadinya  “kepanikan”.

“Polisi transportasi publik memperingatkan, janganlah menggunakan pakaian aneh-aneh di stasiun-stasiun kereta bawah tanah atau di dalam kereta apinya, karena bisa dengan mudah menimbulkan kerumunan dan menciptakan masalah,” demikian bunyi laporan media resmi setempat.

Juga ditegaskan bahwa polisi dapat menangkap siapapun yang “melanggar aturan”.

“Jika keributannya serius dan mengakibatkan desak-desakan atau insiden-insiden publik lainnya, polisi akan menindaknya dengan keras sesuai dengan hukum.”

Langkah serupa telah diterapkan polisi pada saat digelarnya Olimpiade Beijing tahun 2008.

Sementara itu pertemuan tingkat tinggi APEC akan dihadiri oleh 24 kepala pemerintahan dari 24 negara anggota APEC.

Halloween tidak diperingati secara luas di Cina, selain pemerintah juga sering menyebutkannya sebagai “takhayul”. Namun seiring semakin banyaknya warga kelas menengah yang tergila-gila pada budaya barat, semakin hari semakin banyak orang-orang yang memperingatinya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL