f-22 raptor2Beijing, LiputanIslam.com — Militer Cina mengklaim telah mengembangkan kemampuan untuk mendeteksi dan melacak pesawat-pesawat siluman AS, termasuk pesawat generasi ke-5 F-22 Raptors, yang dibanggakan AS sebagai pesawat siluman.

Sebuah radar jenis ‘Phased Array’ buatan Cina, sebagaimana juga pesawat sistem peringatan dini KJ-2000 dan KJ-500 mampu melakukan tugas pelacakan tersebut. Demikian seperti dilaporkan media Cina, People’s Daily Online, mengutip keterangan pakar militer Cina, Yin Zhuo.

Laporan ini muncul setelah munculnya laporan tentang keberadaan pesawat F-22 Raptors yang berhasil dideteksi Cina di Laut Cina Selatan. Menyusul keberadaan pesawat AS itu, Cina mengirim sejumlah helikopter dan pesawat tempur ke wilayah tersebut untuk berjaga-jaga. Insiden ini dilaporkan terjadi pada tanggal 10 Februari lalu.

Laporan itu awalnya tidak menyebutkan tipe pesawat penyusup dan negara asalnya. Namun Yin Zhuo meyakini pesawat itu adalah F-22, dan Cina mampu untuk mendeteksi keberadaannya.

“Pada kenyataannya sangat mungkin Cina bisa mendeteksi Raptor. Siluman bukan berarti tidak terlihat sama sekali. Teknologi siluman hanyalah menghambat radar musuh untuk mendeteksi,” tulis pakar pertahanan Dave Majumdar di situs National Interest, seperti dilansir Sputnik News, Senin (22/2).

“Bertolak belakang dengan keyakinan umum, bahkan F-22 bukannya tidak terlacak oleh radar lawan,” tambahnya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL