MYANMAR-POLITICS-MINORITIES-UNRESTBeijing, LiputanIslam.com — Cina mengirim pesawat-pesawat tempur ke perbatasan menyusul terjadinya serangan lintas perbatasan oleh Myanmar yang menewaskan 4 warga Cina dan melukai 9 orang lainnya, hari Jumat (13/3).

“Pesawat-pesawat itu akan melacak, memonitor, memperingatkan, dan mengusir pesawat-pesawat militer Myanmar,” kata Jubir AU Cina Shen Jinke seperti dilaporkan Xinhua dan dilansir oleh BBC News, Sabtu petang.

Sementara itu Dubes Myanmar di Beijing, Thit Linn Ohn, dipanggil Kemenlu Cina, hari Jumat, dan Wakil Menlu Liu Zhenmin mengajukan surat protes dan menuntut penjelasan atas insiden itu. Xinhua menambahkan.

Dalam suratnya itu Liu menyerukan Myanmar agar menjaga keamanan dan stabilitas wilayah perbatasan kedua negara.

Pesawat-pesawat tempur Myanmar, hari Jumat, membom sebuah perkebunan tebu di dekat kota Lincang di Provinsi Yunnan di selatan Cina. Selama berpuluh tahun Myanmar telah terlibat konflik dengan kelompok separatis Kokang yang berbahasa Cina di perbatasan kedua negara. Sesekali konflik itu merembet ke perbatasan. Sebelumnya di minggu yang sama sebuah rumah di wilayah Cina terkena tembakan bom dan pada tanggal 8 Maret sebuah rumah lainnya terkena bom dari Myanmar.

Konflik terakhir ini telah berlangsung sejak tahun lalu dan memuncak pada bulan Februari lalu dengan berpusat di kota Laukkai. Diperkirakan 30.000 warga Kokang telah melintasi perbatasan menuju Cina dalam beberapa minggu terakhir.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*