chinaBeijing, LiputanIslam.com — Penyidik Cina memulai penyidikan terhadap 3 pejabat tinggi karena dugaan korupsi. Dua di antaranya terkait dengan mantan pejabat keamanan yang berpengaruh Zhou Yongkang.

Ketiga tersangka tersebut dituduh telah menerima suap ketika menjabat. Mereka adalah Li Dongsheng, Jiang Jiemin dan Wang Yongchun. Demikian laporan kantor berita BBC, Selasa (15/7).

Li dan Jiang disebut-sebut adalah sekutu dari Zhou Yongkang, bekas pejabat keamanan berpengaruh Cina. Zhou diyakini tengah proses penyidikan meski belum ada pernyataan resmi apapun dari otoritas Cina.

Mantan anggota Politburo Partai Komunis Cina, atau lembaga paling berkuasa di Cina itu dipaksa mundur tahun 2012 ketika tengah menjabat sebagai Menteri Keamanan Publik sekaligus Direktur Cina National Petroleum Corporation (CNPC).

Menguasai 2 lembaga paling krusial sekaligus, membuat Zhou dianggap sebagai pejabat paling berkuasa di Cina saat itu. Namun setelah jabatannya hilang, ia menjadi perhatian utama pemberantasan korupsi yang tengah gencar dijalankan pemerintah Cina.

Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa pejabat dan mantan pejabat tinggi yang memiliki hubungan dengan Zhao, diperiksa sebagai tersangka kasus-kasus korupsi dan penyuapan. Beberapa di antaranya bahkan telah dijatuhi hukuman penjara.

Ketiga pejabat tersebut di atas sebelumnya telah diketahui berada di bawah pengawasan Kejaksaan Agung Cina (Supreme People’s Procuratorate).

Li, mantan wakil menteri keamanan dipecat bulan Februari lalu karena “pelanggaran disiplin serius”. Sementara Jiang, mantan kepala komisi yang mengawasi BUMN-BUMN serta mantan Direkrut CNPC, dinyatakan sebagai tersangka korupsi sejak September 2013.

Sementara Wang, mantan pejabat tinggi CNPC dan teman dekat Jiang, dinyatakan terlibat kasus korupsi sejak Agustus 2013.

Presiden Cina Xi Jinping yang menjabat sejak Maret 2013 telah berjanji untuk memberantas korupsi di kalangan birokrasi dan menyebut praktik suap sebagai penyakit endemik yang mengancam masa depan Partai Komunis.

Zhou dianggap sebagai salah seorang yang paling berkuasa dan pesaing kuat Xi Jinping. Sebagian pengamat menilai langkah Xi menyingkirkan Zhou dan menghancurkan jaringan kekuasaannya dianggap sebagai langkah konsolidasi kekuasaan Xi Jinping dengan menyingkirkan lawan-lawannya.

Selama beberapa bulan terakhir Zhou tidak lagi muncul di depan umum dan dikabarkan menjalani penahanan rumah. Spekulasi beredar, Zhou bakal menjadi pejabat tertinggi Cina yang dijerat kasus korupsi dan penyuapan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL