thaad-c348c59725d96efcBeijing, LiputanIslam.com — Cina mengingatkan AS tentang pengerahan sistem pertahanan rudal THAAD. Cina menyebut hal itu mengancam kepentingan strategis Cina dan tidak akan dibiarkan Cina.

“Kami menentang keras upaya negara-negara tertentu untuk merusak kepentingan strategis dan keamanan Cina, dengan isyu nuklir sebagai dalihnya,” kata Jubir Kemenlu Cina Hong Lei kepada watawan di Beijing, Senin (15/2), seperti dilaporkan Press TV.

“Cina meprihatinkan dengan kemungkinan penempatan sistem persenjataana THAAD,” tambahnya seraya menambahkan bahwa senjata itu terlalu berlebihan hanya untuk memberikan pertahanan bagi Korea Selatan.

Cina menyebut penempatan senjata itu akan mendorong terjadinya perlombaan senjata di kawasans Asia-Pasifik.

Minggu lalu AS mengumumkan rencana pembicaraan dengan Korea Selatan bagi penempatan senjata ‘Terminal High Altitude Area Defense System’ (THAAD) di semenanjung Korea dari ancaman Korea Utara.

THAAD adalah senjata pertahanan anti rudal ballistik didisain mampu menembak jatuh rudal-rudal ballistik saat berada di titik tertinggi dimana kecepatan rudal tersebut melemah.

Pengumuman itu disampaikan AS setelah Korea Utara meluncurkan roket jarak jauh yang mampu membawa satelit, namun dicurigai AS dan sekutu-sekutu regionalnya sebagai roket pembawa senjata.

Cina adalah sekutu lama Korea Utara, namun Cina menentang langkah-langkah agresif Korea Utara untuk mengembangkan senjata nuklirnya. Pada saat yang sama Cina terlibat perselisihan tajam dengan AS dalam masalah teritorial yang diklaim Cina di kawasan Laut Cina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL