modi xiNew Delhi, LiputanIslam.com — India dan Cina menandatangani kerjasama strategis yang berisi 12 pasal kesepakatan yang di antaranya adalah investasi Cina senilai $20 miliar di sektor infrastruktur India.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Kamis (18/9) petang, kekesapakatan tersebut dicapai setelah terjadi pembicaraan tertutup antara delegasi Cina yang dipimpin Presiden Xi Jinping dengan delegasi India yang dipimpin PM Narendra Modi.

Pada saat yang bersamaan, ketegangan baru juga terjadi di perbatasan kedua negara dimana India menuduh Cina berusaha melakukan penyusupan di wilayah Ladakh.

Xi Jinping tiba di Gujarat, kampung halaman Modi, pada hari Rabu (17/9), sebelum terbang ke New Delhi untuk menemui para pejabat tinggi India.

Pada hari yang sama, kedua pemerintahan menandatangani sejumlah kerjasama, di antaranya pembangunan kawasan industri di Gujarat. Perusahaan-perusahaan India dan Cina juga menandatangani beberapa kesepakatan awal senilai lebih dari $3 miliar, di antaranya di bidang leasing pesawat terbang dan telekomunikasi.

Meski menyimpan masalah perbatasan, perdagangan kedua negara mencapai $70 miliar dengan India mengalami defisit senilai $40 miliar tahun lalu.

Dalam konperensi pers berama Presiden Xi Jinping hari Rabu (17/9), Narendra Modi mengatakan “perdamaian di perbatasan adalah hal yang penting bagi kemajuan” kedua negara.

Usai penandatanganan kesepakan hari Kamis (18/9), kedua pemimpin menggelar konperensi pers terpisah.

Dalam kesepakatan tersebut Cina menjanjikan kepada India beberapa hal, di antaranya:

1. Memperbaiki infrastrutur kereta api India yang sudah kuno dengan jaringan kereta api cepat, termasuk memperbaiki stasiun-stasiun.

2. Membangun kawasan industri di Gujarat dan  Maharashtra.

3. Membuka pasar Cina kepada produk-produk India, termasuk farmasi dan pertanian.

4. Meningkatkan kerjasama di bidang perdagangan, eksplorasi ruang angkasa, dan energi nuklir.

Sementara itu BBC melaporkan tentang laporan media-media lokal perihal ketegangan di perbatasan kedua negara dimana India menuduh Cina berusaha membangun jalan sementara menuju wilayah Ladakh, India.

Tentang hal itu, Presiden Xi dalam pernyataannya mengatakan bahwa Cina dan India telah berkomitmen bersama untuk menjaga perdamaian di perbatasan.

“Isu tentang perbatasan Cina-India telah menjadi masalah bagi kedua negara sejak lama. Selain wilayah itu belum didemarkasi, beberapa insiden bisa saja terjadi,” katanya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL