almighty godBeijing, LiputanIslam.com — Pengadilan Cina menghukum mati 2 anggota kelompok ajaran sesat Gereja Tuhan Mahakuasa (Church of the Almighty God) yang terbukti telah membunuh seorang wanita di sebuah restoran McDonald’s di Provinsi Shandong bulan Mei lalu.

Selain 2 orang itu, seorang anggota lainnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, dan 2 orang lainnya dipenjara 10 dan 7 tahun. Demikian laporan BBC  akhir pekan lalu.

Wanita yang menjadi korban tersebut disebut dibunuh karena menolak memberikan nomor teleponnya kepada anggota-anggota kelompok tersebut, yang mencoba untuk merekrutnya menjadi anggota.

Gereja Tuhan Mahakuasa adalah aliran agama yang telah dilarang di Cina. Di sisi lain kelompok ini mengklaim memiliki anggota jutaan orang.

Pengadilan Tinggi Yantai, Shandong, menjatuhkan hukuman mati kepada wanita bernama Zhang Fan dan ayahnya Zhang Lidong. Sementara Lu Yingchun harus menjalani sisa hidupnya di penjara. Sedangkan Zhang Hang dan Zhang Qiaolian dipenjara 10 dan 7 tahun.

Selanjutnya Mahkamah Agung Cina akan memeriksa perkara terdakwa hukuman mati sebelum memutuskan untuk mendukung atau menolak hukuman itu.

Pembunuhan terhadap wanita berusia 37 Wu Shuoyan di tengah-tengah keramaian itu menimbulkan kegemparan dan kemarahan publik di Cina.

Kelompok anggota ajaran sesat itu memasuki restoran cabang McDonald’s di Zhaoyuan, meminta nomor telepon orang-orang yang berada di restoran itu dengan harapan mendapatkan anggota baru.

Saat itu Wu tengah berada di restoran itu menunggu seseorang, bersama seorang anaknya yang berumur 7 tahun. Ia menolak memberikan nomor teleponnya sehingga membuat anggota kelompok itu marah dan memukulinya hingga tewas sembari berteriak kepada orang-orang untuk tidak turut campur.

Dalam sebuah wawancara di dalam penjara, Zhang Lidong tidak menunjukkan rasa penyesalannya atas tindakan kejinya itu.

“Saya memukulinya dengan sepenuh kekuatan. Ia (Wu) adalah iblis dan kami harus menghancurkannya,” kata Zhang.

Para pengikut kelompok Church of the Almighty God percaya bahwa Tuhan telah turun ke dunia dalam bentuk wanita Cina dengan tujuan membuka jalan batu turunnya kiamat. Pendiri aliran ini adalah seorang guru fisika, Zhao Weishan, yang mendirikan kelompok ini 25 tahun yang lalu, dan mengklaim telah bertemu dengan Tuhan. Ia kini tinggal di Amerika.

Otoritas Cina mengklaim telah menangkap ratusan anggota kelompok ini, menyusul terjadinya pembunuhan di restoran tersebut.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL