cina central bankBeijing, LiputanIslam.com — Bank Sentral Cina mengumumkan telah menggelontorkan dana sebesar 500 miliar yuan atau sekitar Rp 1.000 triliun kepada 5 bank terbesar Cina untuk mencegah perlambatan pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia ini.

Sebagaimana dilaporkan oleh BBC News, Rabu (17/9), Bank Sentral Cina (PBOC) dikabarkan telah menggelontorkan kepada masing-masing bank itu dana segar pinjaman lunak sebesar$100 miliar yuan, selama 3 bulan.

Para analis menyebutkan, langkah ini merupakan yang pertama dilakukan dari berbagai langkah stimulus untuk menggairahkan laju pertumbuhan ekonomi. Langkah ini ditujukan untuk menggairahkan kembali kegiatan bisnis dan menarik kepercayaan investor menyusul kinerja ekonomi yang melambat dalam beberapa waktu terakhir.

Bulan Agustus lalu indikator-indikator ekonomi Cina seperti produksi sektor industri dan investasi asing langsung menunjukkan angka terendah selama beberapa tahun terakhir.

Ke-5 bank yang mendapatkan kucuran dana stimulan tersebut adalah Industrial & Commercial Bank of Cina, Cina Construction Bank, Agricultural Bank of Cina, Bank of Cina serta Bank of Communications.

Menyusul kabar tersebut, harga saham bank-bank tersebut yang diperdagangkan di bursa saham Hongkong pun mengalami peningkatan.

Para pangamat ekonom juga menyebutkan, langkah tersebut kemungkinan juga akan menimbulkan efek positif terhadap rasio cadangan deposit minimal perbankan Cina. Selain itu, langkah itu diduga juga akan mengatasi kekhawatiran kekurang likuiditas menjelang libur Minggu Emas yang dimulai 1 Oktober mendatang.

Tahun ini pemerintah Cina mentargetkan pertumbuhan ekonomi 7,5%.

PM Cina Li Keqiang minggu lalu mengatakan bahwa perekonomian telah bergerak di jalur yang benar untuk meraih target pertumbuhan, dan reformasi struktural telah bergerak maju.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL