wang yi lavrovMoskow, LiputanIslam.com — Cina memiliki sikap yang sama dengan Rusia atas masalah krisis Ukraina yang kini tengah terjadi. Demikian klaim Menlu Rusia Sergey Lavrov usai mengadakan pembicaraan telepon dengan mitranya dari Cina, Wang Yi, hari Senin (3/3).

“Kami telah saling bertukar fikiran tentang situasi di Ukraina. Kami mencatat banyak kesamaan pandangan antara Rusia dan Cina tentang situasi di negeri ini (Ukraine),” kata Lavrov dalam pernyataan pers yang digelar usai pembicaraan telepon.

Sebagai tambahan Lavrov menyebutkan bahwa kedua menlu sepakat untuk meneruskan komunikasi terkait masalah Ukraina.

Sementara itu Sekjen PBB Ban Ki-moon dijadwalkan bertemu Lavrov di sela-sela pertemuan Dewan HAM PBB di Genewa hari Senin, untuk membicarakan krisis Ukraina.

Perkembangan-perkembangan tersebut terjadi setelah 7 negara industri mengecam langkah Rusia di Krimea, Ukraina dengan menggelar kekuatan militer di sana.

Pada tgl 1 Maret lalu parlemen Rusia (Duma) memberikan mandat kepada Presiden Vladimir Putin untuk menggelar pasukan di Krimea, jika diperlukan. Persetujuan tersebut diberikan setelah perdana menteri Krimea Sergey Aksenov meminta Rusia untuk membantu memulihkan keamanan di Krimea di tengah pertentangan kelompok pro-Rusia dan penentang-penentangnya.

Rusia telah menggelar ribuan pasukan di Krimea-Ukraina dengan alasan “melindungi kepentingan Rusia dan keselamatan warga etnis Rusia.”(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL