xue fengBeijing, LiputanIslam.com — Seorang ahli geologi AS yang dituduh melakukan kegiatan mata-mata telah dibebaskan dan kembali ke AS. Demikian kelompok aktifis HAM melaporkan.

Seperti dilansir BBC News dengan mengutip keterangan yayasan yang berbasis di AS, Dui Hua Foundation, Dr Xue Feng telah dibebaskan dari penjara Beijing, 10 bulan sebelum masa tahanannya berakhir karena dianggap berkelakuan baik.

Ia ditangkap aparat keamanan Cina pada tahun 2007 dan divonis 8 tahun penjara pada tahun 2010 setelah didakwa mencuri data-data rahasia milik Cina.

Namun BBC mengakui, laporan yayasan Dui Hua itu belum bisa dikonfirmasikan pada pejabat-pejabat berwenang Cina.

Dui Hua Foundation yang aktif mengkampanyekan perbaikan kondisi tahanan di Cina, mengatakan bahwa Dr Xue telah tiba di rumahnya di Houston, Texas.

“Dui Hua senang bahwa Dr Xue akhirnya bisa berkumpul kembali dengan keluarganya di Amerika setelah mengalami ujian yang menyakitkan,” kata John Kamm, Direktur Eksekutif Dui Hua Foundation dalam pernyataan persnya, seperti dilansir BBC News, Sabtu (4/4).

Jika laporan itu benar, maka saat ini tidak ada lagi warga AS yang ditahan di Cina karena tuduhan mata-mata.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL