high speed rainBeijing, LiputanIslam.com — Sebuah proyek pembangunan sistem kereta api supercepat Rusia senilai $10 miliar telah ditandatangani pertengahan Oktober lalu oleh Rusia dan Cina. Dalam proyek tersebut Cina akan membangun jalur kereta api supercepat berjarak 770 km yang menghubungkan Moskow dengan kota Kazan. Demikian situs berita Jepang Nikkei Asian Review melaporkan.

Beberapa perusahaan industri kereta api Cina akan terlibat dalam proyek tersebut, termasuk China Railway Construction Corp. dan CSR. Dengan kecepatan maksimal hingga 400 km per-jam, ini adalah kereta api supercepat (di atas 200 km per-jam) pertama di Rusia.

Proyek dijadwalkan akan selesai dan mulai dioperasikan pada tahun 2018 atau sebelum pembukaan Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia.

Nikkei melaporkan bahwa Cina tidak saja membangun sistem kereta api cepat tersebut, namun juga membantu pendanaannya dengan kredit berbunga rendah.

Proyek ini merupakan bagian dari kerjasama lebih besar kedua negara untuk menghubungkan ibukota kedua negara, Moskow dan Beijing, dengan kereta api berkecepatan tinggi.

“Kami akan membangun jaringan transportasi kecepatan tinggi yang menghubungkan Beijing dengan Moscow,” kata Perdana Menteri Cina Li Keqiang kepada Nikkei beberapa waktu lalu.

Rusia berambisi membangun jaringan kereta api cepat sepanjang 5.000 km hingga tahun 2030, namun terkendala dengan teknologi yang belum dimilikinya. Sebaliknya Cina sukses membangun sendiri jaringan dan moda kereta api cepat terpanjang di dunia, setelah mengadopsi teknologi Jepang, Perancis dan Jerman.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL