TOPSHOTS-HONG KONG-ECONOMY-GROWTHBeijing, LiputanIslam.com — Cina mengingatkan AS untuk tidak terlibat dalam urusan Hongkong. Hal ini terkait dengan adanya pertemuan Wapres Joe Biden dengan aktifis anti-Cina baru-baru ini.

Jubir kemenlu Cina, hari Senin (7/4) mendesak AS untk “berhati-hati” atas masalah HOngkong demi menghindarkan diri dari merusak hubungan dengan Cina. Demikian lapor kantor berita Xinhua hari Senin.

Lebih jauh jubir kemenlu Cina mengatakan bahwa Hongkong tengah menjalani masa kritis dalam reformasi politik yang tengah berjalan, dan Cina menolak setiap campur tangan oleh negara asing atasnya.

“Rakyat Hong Kong menikmati hak-hak kebebasan dan demokratis yang tidak mereka rasakan sebelumnya, hingga berhasil mendapatkan pengakuan internasional,” tulis keterangan Kemenlu Cina.

Peringatan itu dikeluarkan setelah Joe Biden bertemu dengan Martin Lee, pendiri Partai Demokrat Hogkong yang menjadi partai oposisi, serta Anson Chan, mantan wakil gubernur Hongkong, di Gedung Putih, hari Jumat (4/4).

Dalam kesempatan itu Biden menyebutkan bahwa AS “menekankan dukungan yang telah lama diberikan kepada demokrasi di Hong Kong”.

Hong Kong adalah Provinsi Khusus di Cina yang menjadi pusat perdagangan dan keuangan sebelum dikembalikan Inggris ke Cina tahun 1997.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL