audi cinaBeijing, LiputanIslam.com — Pemerintah Cina mengumumkan rencana mengumumkan akan “menghukum” 2 perusahaan mobil Audi dan Chrysler karena “melakukan praktik-praktik monopoli”. Tuduhan itu setelah otoritas Cina melakukan serangkaian penyelidikan.

Sebagaimana dilaporkan BBC akhir pekan lalu, jubir pemerintah Cina mengatakan: “kami menemukan bahwa 2 perusahaan itu telah melakukan kebiasaan monopoli dan mereka akan mendapatkan hukuman atas hal itu dalam waktu dekat.” Namun pejabat tersebut tidak menjelaskan maksud dari “kebiasaan monopoli” itu.

Audi adalah anak usaha dari pembuat mobil asal Jerman Volkswagen, sedangkan Chrysler adalah raksasa otomotif AS yang beberapa waktu lalu bermerger dengan pembuat mobil Italia Fiat.

Penyelidikan atas kedua perusahaan tersebut dilakukan oleh National Development and Reform Commission (NDRC).

Akhir-akhir ini Cina memang gencar melakukan langkah-langkah yang dianggap sebagai “ancaman” bagi keamanan bisnis investor asing di negeri itu.

“Apakah merek asing kini aman di Cina?” tulis majalah Time dalam satu artikelnya minggu lalu.

Pemerintah Cina mengklaim perusahaan-perusahaan asing menerapkan kebijakan harga yang tidak fair di Cina berdasarkan kekuatan monopoli mereka. Sementara perusahaan-perusahaan asing, khususnya perusahaan mobil menuduh pemerintah menerapkan bea masuk yang terlalu tinggi untuk melindungi produsen mobil domestik.

Dalam sebuah e-mail yang dikirimkan ke BBC, menajemen Audi mengatakan: “Kami dapat memastikan bahwa Biro Harga Provinsi Hubei tengah melakukan investigasi terhadap jaringan dealer FAW-Volkswagen Audi di Provinsi Hubei.”

Audi menyebutkan pihaknya mendukung penyelidikan tersebut dan siap bekerjasama dengan NDRC. Audi tidak bersedia memberikan komentar sebelum investigasi itu selesai.

Jubir NDRC Li Pumin juga memastikan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap produsen mobil mewah terkemuka Jerman, Mercedes-Benz.

Minggu lalu, staff NDRC melakukan penggeledahan atas kantor Mercedes di Shanghai.

Kantor berita Xinhua menuliskan, “Para penyelidik tengah mengumpulkan bukti-bukti untuk mengetahui apakah Mercedes-Benz telah menggunakan taktik monopoli.”

Selain industri otomotif, pemerintah Cina juga melakukan serangkaian penyelidikan yang meluas pada beberapa industri lainnya, termasuk farmasi dan industri teknologi informasi. Bulan lalu Badan Administrasi Industri dan Perdagangan Cina mengumumkan tengah melakukan penyelidikan terhadap raksasa teknologi asal AS, Microsoft.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL