china-invest-russia-train1.siMoskow, LiputanIslam.com — Cina akan membangun jaringan kereta api cepat pertama di Rusia yang menghubungkan Moskow dengan ibukota Republik Tatarstan, Kazan. Demikian kantor berita Russia Today melaporkan, Senin (30/3).

Jika terealisir, kereta api cepat itu akan mempersingkat waktu tempuh antara kedua kota berjarak sekitar 700 km tersebut menjadi hanya kurang dari 3,5 jam dari sebelumnya mencapai 14 jam. Kecepatan maksimal kereta api tersebut diperkirakan mencapai 400 km per-jam, atau lebih cepat dari kereta-kereta api cepat yang beroperasi di dunia saat ini.

Selain Moskow dan Kazan, kereta api cepat ini juga menghubungkan kota ketiga terbesar di Rusia, Nizhny Novgorod, yang terletak di tengah-tengah kedua kota Moskow dan Kazan.

Seperti dilaporkan Russia Today, mengutip laporan media Rusia lainnya RIA Novosti, Cina akan menginvestasikan $5,2 miliar untuk proyek itu. Sebagian besar pendanaannya ($4,3 miliar) ditanggung oleh bank-bank Cina.

Meski relatif tertinggal dalam pengembangan kereta api cepat dibanding negara-negara lain seperti Jepang, Inggris, Perancis, dan Jerman, Cina kini menjadi ‘pemimpin’ dalam industri ini. Selain memiliki jaringan kereta api cepat terpanjang di dunia, Cina juga mengoperasikan kereta-kereta api tercepat di dunia.

Sebuah kereta api cepat non-eksperimental Cina mampu berjalan dengan kecepatan 480 km per-jam. Cina juga mengoperasikan satu-satunya kereta api ‘maglev’ di dunia yang mampu berjalan dengan kecepatan 430 km per-jam. Kecepatan operasional maksimal kereta-kereta api cepat Cina mencapai 350 km per-jam, lebih cepat dibandingkan di Jepang dan Eropa yang hanya 300 km per-jam, atau Inggris yang hanya 200 km per-jam.

Cina diberitakan juga telah mengajukan proposal pembuatan jaringan kereta api cepat yang menghubungkan Moskow dengan Beijing melalui Kazakhstan.

“Para investor Cina ingin membangun kereta api cepat antara Moscow dan Kazan, Cina bahkan menawarkan teknologi kereta api cepat terbarunya. Mereka tengah menunggu jawaban dari pemerintah Rusia,” kata pejabat High Speed Rail Lines, anak perusahaan Russian Railways, dalam sebuah pertemuan di Sochi sebagaimana dilansir Russia Today.

Pada bulan Oktober 2014 kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) tentang kerjasama pengembangan kereta api cepat di Rusia.

Russian Railways, perusahaan operator kereta api Rusia, dikabarkan juga tengah mempelajari proposal Cina bagi pembangunan kereta api cepat yang menghubungkan wilayah Pasifik Timur Rusia dengan AS melalui negara bagian Alaska. Proyek yang disebut dikenal dengan nama ‘Trans-Eurasian Belt Development’.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL