Riyadh, LiputanIslam.com–Agensi Intelijen Sentral AS (CIA) memberikan pernghargaan “George Tenet Medal”  kepada Putera Mahkota Saudi, Mohammed bin Nayef, atas “perlawanan intelijennya  terhadap terorisme.”

Nayef yang juga menjabat sebagai deputi Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri menerima penghargaan dari Direktur CIA Micheal Pompeo pada Jumat (10/02/17) di upacara penerimaan di Riyadh.

Wakil Putera Mahkota, Muhammad Bin Salman, Wakil Perdana Menteri Kedua, Menteri Keamanan, dan beberapa pejabat senior Saudi lainnya mengikuti upacara penerimaan penghargaan ini.

Nayef mengaku ia mengapresiasi penghargaan yang diberikan CIA ini dan melihatnya sebagai pengakuan atas apa yang ia sebut dengan upaya anti-terorisme Arab Saudi di bawah petunjuk Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.

“Arab Saudi menolak dengan keras terorisme dari segala bentuk dan menifestasinya,” kata Nayef, sebagaimana diberitakan media Arab.

“Kerajaan telah lama tertarik untuk memerangi terorisme berdasarkan pendirian bahwa terorisme tidak memiliki identitas dan agama, dan berdasarkan keyakinan bahwa para teroris melakukan tindakan yang berasal dari ideologi menyimpang dan pemikiran jahat mereka,” tuturnya.

Selanjutnya, Nayef juga menegaskan pentingnya hubungan AS-Saudi yang “kuat dan historis.”

Arab Saudi telah melakukan serangan militer kepada Yaman sejak Maret 2015. Serangan ini telah mengakibatkan terbunuhnya ebih dari 11.400 orang Yaman, dan menghancurkan fasilitas negara, rumah sakit, sekolah, dan pabrik-pabrik.

Pentagon menyediakan alat-alat logistik bagi Saudi. Riyadh dilaporkan telah membeli senjata-senjata perang berharga milyaran dollar dari Washington untuk melakukan agresi militernya di Yaman, (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL