perbatasan jermanBerlin, LiputanIslam.com — Jerman menutup sementara perbatasannya dengan Austria untuk mengendalikan masuknya imigran, demikian Mendagri Jerman mengatakan.

Mendagri Thomas de Maiziere mengatakan bahwa para imigran itu tidak bisa memilih sendiri negara tujuannya dan mendesak negara-negara Uni Eropa untuk melakukan langkah lebih tegas.

Maiziere yang juga menjawab sebagai Wakil Kanselir Jerman itu mengatakan bahwa negaranya telah berada pada ‘batas kemampuan’ untuk menampung imigran baru, setelah lebih dari 13.000 migran tiba di Munich pada hari Sabtu (12/9).

Jerman diperkirakan akan menerima 800.000 imigran tahun ini. Demikian sebagaimana dilaporkan BBC News, Minggu (13/9).

“Tujuan dari langkah ini adalah membatasi arus imigran ke Jerman, dengan mengembalikan ke prosedur normal ketika orang-orang masuk ke negara ini,” kata Maiziere dalam sebuah konperensi pers.

Namun ia tidak menyebutkan secara detil langkah-langkah pembatasan itu. Namun langkah itu berselisih dengan prinsip kesepakatan Zona Schengen, yang melarang adanya pembatasan pergerakan di antara negara-negara anggota Uni Eropa. Namun, kesepakatan itu juga memberikan kesempatan setiap negara anggota untuk melakukan penutupan sementara.

Akibat langkah itu jalur kereta api Deutsche Bahn yang menghubungkan Jerman dengan Austria akan ditutup pada hari Senin ini (14/9).

Pengumuman ini hanya sehari sebelum Thomas de Maiziere terbang ke Brussels untuk bertemu dengan para menlu Uni Eropa untuk membicarakan masalah imigran ini.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL