capres ukrainaKiev, LiputanIslam.com — Kandidat terkuat presiden Ukraina Petro Poroshenko menjanjikan penghentian peperangan jika dirinya memenangkan pemilihan presiden yang digelar hari Minggu (25).

“Saya ingin menghentikan perang dan membawa perdamaian,” kata Poroshenko di markas partinya, Minggu petang kemarin.

“Saya yakin bahwa keputusan ini akan memberikan hasil yang cepat,” katanya sembari menjanjikan dialog dengan kelomppok separatis Ukraina timur.

Pengumuman hasil pemilihan akan diumumkan hari ini, namun diyakini pengusaha kaya itu akan memenangkan kursi kepresidenan dengan suara lebih dari 50%.

Untuk mewujudkan niatnya itu Poroshenko berjanji akan melakukan kunjungan ke wilayah Donbass (wilayah timur Ukraina yang kaya bahan-bahan tambang), dimana kaum separatis di Provinsi Lugansk dan Donetsk telah menyatakan pemisahan diri dari Ukraina.

Namun ia juga berjanji tidak akan mengakui penggabungan wilayah Krimea dengan Rusia.

Pemilihan presiden ini digelar 3 bulan setelah tumbangnya presiden terpilih Viktor Yanukovych oleh aksi-aksi demonstrasi berdarah yang didukung barat. Setelah itu Rusia menganeksasi Krimea setelah warga wilayah itu menggelar referendum yang dimenangkan oleh pendukung Rusia.

Krisis semakin parah setelah warga Provinsi Donetsk dan Lugansk juga menggelar referendum yang dimenangkan oleh suara yang menghendaki pemisahan diri dari Ukraina. Saat ini pemerintah Ukraina telah melancarkan operasi militer untuk merebut kembali wilayah-wilayah yang membangkang. Namun sejauh ini operasi itu tidak membawa hasil positif meski telah menelan puluhan nyawa tentara Ukraina, milisi pro-Rusia maupun warga sipil.

Selama pemungutan suara hari Minggu, milisi pro-Rusia di Lugansk dan Donetsk secara efektif telah menggagalkannya. Namun komisi pemilihan umum Ukraina mengumumkan bahwa sekitar 60% dari 35,5 juta warga Ukraina yang memiliki hak pilih telah menggunakan hak suaranya.

Meski didukung oleh negara-negara barat,
Poroshenko berjanji akan memperbaiki hubungan dengan Rusia. Sinyal positif pun telah ditunjukkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin yang menyatakan akan mengakui hasil pemilihan Ukraina.(ca/cnn)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL