patung iphoneMoskow, LiputanIslam.com — Sebuah patung iPhone besar di kota St Petersburg, Rusia, dibongkar sebagai buntut dari pengakuan terbuka bos Apple sebagai pelaku homoseksual.

Sebagaimana dilaporkan oleh BBC News, Senin (3/11), Western European Financial Union (ZEFS), perusahaan yang memasang dan kemudian membongkar kembali patung tersebut, dalam pernyataan persnya menuduh bos Apple, Tim Cook telah “mempromosikan homoseksual”.

Patung setinggi 2 meter itu sebenarnya didirikan untuk menghormati pendiri Apple Steve Jobs. Dengan patung itu orang bisa mendapatkan informasi interaktif tentang kehidupan Steve Jobs, yang meninggal tahun 2011.

Namun karena patung itu berdiri di kompleks universitas IT di St Petersburg, ZEFS menyebut hal itu telah melanggar UU anti-homoseksual Rusia yang melarang segala bentuk promosi homoseksual dan gaya hidup yang bertentangan dengan nilai-nilai tradisi keluarga.

Pendiri ZEFS Maxim Dolgopolov juga menyebut pemerintah AS bisa menggunakan teknologi Apple untuk mengawasi komunikasi publik di seluruh dunia. Ia menyebutkan patung iPhone itu juga bisa menjadi alat mata-mata AS saat orang-orang mengaktifkannya.

“Kami menolak menggunakan teknologi yang bisa bisa memata-matai pelanggan kami,” kata Dolgopolov.

Pernyatan Dolgopolov dan kabar pembongkaran patung iPhone itu menjadi perhatian luas media massa Rusia. Sementara pihak University of Information Technologies, Mechanics and Optics, dimana patung iPhone itu berada mengatakan bahwa ZEFS membongkar patung itu untuk perbaikan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL