transasiaTaipei, LiputanIslam.com — Maskapai penerbangan Taiwan TransAsia Airlines, hari Minggu (8/2), mengumumkan pembatalan 52 penerbangan selama minggu ini sebagai tambahan 90 penerbangan yang telah dibatalkan sebelumnya. Ini merupakan buntut dari kecelakaan salah satu pesawat TransAsia minggu lalu yang menewaskan setidaknya 40 orang.

“Setelah membatalkan 90 penerbangan dalam tiga hari terakhir, kami akan membatalkan lagi 52 penerbangan pada hari Senin (9/2) dan Selasa (10/2),” kata Wakil Presiden TransAsia, Amy Chen, kepada sejumlah awak media.

Sementara itu pada hari Jumat (6/2), Dewan Kemanan Penerbangan Taiwan mengumumkan temuan awal pada kotak hitam yang menunjukkan bahwa mesin “turboprop” ATR 72-600 gagal menghasilkan daya dorong yang cukup setelah lepas landas, dan terungkap salah satu mesin mati. Pilot mencoba menghidupkan mesin itu dengan mematikan mesin yang masih hidup dan melakukan restart, namun gagal dan akibatnya semua mesin menjadi mati.

Peristiwa kecelakaan ini sendiri menewaskan sedikitnya 40 orang dari total 58 orang penumpang dan awak. Tim penyelamat masih mencari tiga orang yang masih hilang. Sebanyak 15 orang berhasil diselamatkan dalam kecelakaan yang terjadi pada 4 Februari lalu.

Otoritas penerbangan sipil Taiwan (CAA) mengatakan, akibat kecelakaan pesawat dengan nomor penerbangan GE235 tersebut, otoritas penerbangan Taiwan meminta para pilot TransAsia untuk menjalani uji kemampuan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL