putri bos korean air2Seoul, LiputanIslam.com — Buntut dari peristiwa “Insiden kacang” masih belum berakhir. Meski telah mengundurkan diri dari jabatan ekskutif di Korean Air dan menyatakan permohonan ma’af secara terbuka, putri pemilik Korean Air, Cho Hyun-ah (Heather Cho) akhirnya ditangkap oleh penyidik.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Cho ditangkap di rumahnya oleh penyidik, Selasa (30/12), setelah Pengadilan Seoul memerintahkan penahanan dirinya.

“Saya minta ma’af,” katanya dengan kepala tertunduk, saat wartawan mencoba meminta komentarnya ketika dibawa oleh para penyidik ke sebuah fasilitas penahanan penyidik di Seoul.

Cho adalah putri kandung bos Korean Air sekaligus CEO maskapai penerbangan itu, Cho Yang-Ho. Ia dituduh telah mengusir keluar 2 awak kabin pesawat Korean Air karena salah menyajikan kacang di dalam bungkusan dan tidak di atas piring. Akibatnya penerbangan pesawat Korean Air dari New York mengalami penundaan.

Seorang eksekutif Korean Air lain juga telah ditangkap dan harus menghadapi dakwaan berusaha menghilangkan bukti dengan memaksa kedua awak kabin tersebut untuk membuat pengakuan palsu.

Menyusul insiden yang menghebohkan itu, Cho pun mengundurkan diri sebagai eksekutif Korean Air dan meminta ma’af kepada publik, termasuk mendatangi rumah kedua awak kabin tersebut. Namun kasusnya tetap berjalan dan Cho harus menghadapi tuduhan serius berupa pelanggaran peraturan penerbangan.

Cho membantah pernyataan kedua awak kabin tersebut kepada media massa, yang menyebutkan bahwa Cho telah memaksa mereka untuk berlutut meminta ma’af sambil menerima cacian dan makian Cho.

Selain penahanan kedua eksekutifnya, Korean Air masih harus menghadapi sanksi dari kementrian perhubungan berupa denda atau penghapusan beberapa rute penerbangan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL