Yerusalem, LiputanIslam.com—Pemerintah Israel berencana membangun pemukiman baru di pusat kota Yerusalem al-Quds timur pada awal bulan depan.

Menurut laporan dari media Palestina, Ma’an, pada Minggu (26/8/18),  proyek provokatif bernama Nof Shmuel ini akan dilakukan di kawasan pemukiman Palestina Beit Hanina.

Kandidat faksi politik sayap-kanan Me’uchadim, Aryeh Orange, yang tengah mengejar jabatan di dewan kota Yerusalem, mengatakan bahwa pemukiman baru ini “hanya akan dijual kepada warga Yahudi.”

Dengan menyebut sejumlah sumber, Ma’an melaporkan bahwa ada sekitar 124 dari 324 unit pemukiman khusus warga Israel yang telah disetujui untuk dibangun. Unit-unit rumah ini akan dijual kepada Yahudi ultra-ortodoks dengan harga minim.

Tindakan rezim Israel ini menyeleweng Resolusi 2334 dari Dewan Keamanan PBB. Resolusi ini menyerukan Israel agar “menghentikan segera dan seluruhnya semua aktivitas pemukiman di kawasan pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem timur.”

Sampai kini, terdapat sekitar 600.000 warga Israel yang tinggal di lebih dari 230 pemukiman ilegal yang dibangun sejak penjajahan Israel di Palestina pada 1967. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*