BoedionoJakarta, LiputanIslam.com–Wakil Presiden Boediono mengingatkan semua pihak selalu waspada terhadap kemungkinan penyusupan kelompok takfiri di tengah-tengah bangsa Indonesia. Menurutnya, Islam adalah agama kasih sayang yang penuh dengan toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan.

Budiono menengarai, munculnya sikap takfiri adalah akibat pendidikan agama salah dan memiliki orientasi keliru dari negara lain.

Pernyataan ini disampaikan Budiono dalam saat membuka Rakenas dan Mukernas Muslimat Nahdlatul Ulama di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Rabu (28/5).

“Khusus kepada Muslimat Nahdlatul Ulama sebagai bagian dari Ahlussunnah Waljamaah yang terkenal kebesaran jiwa dan tasamuhnya agar waspada kemungkinan penyusupan kelompok-kelompok takfiri,” kata Boediono.

Boediono mengingatkan pula agar ibu-ibu harus menjaga anak-anaknya agar tetap berada di jalur tengah sebagaimana diperintah Allah SWT untuk menjadi Umat Tengah (umatan wasathan), umat yang adil, berwawasan, dan tidak ekstrim.

Wapres meyakini hanya dengan toleransi beragama, sikap tasamuh, seimbang, dan berkeadilan, maka Indonesia yang penuh keragaman dapat menjadi negara yang aman, damai dan sejahtera.

Hadir dalam acara itu Wakil Menteri Agama Agama Nazaruddin Umar, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Ketua PBNU KH. Said Aqil Siradj dan Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa. Rakernas dihadiri oleh ratusan jajaran Muslimat NU dari kantor pusat, wilayah dan cabang serta para penanggungjawab dan penggiat perangkat Muslimat NU dari seluruh Indonesia. (dw/antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL