An Israeli tank fires a shell into the Gaza Strip from its position near the enclave on July 23, 2014. Foto: Press Tv

An Israeli tank fires a shell into the Gaza Strip from its position near the enclave on July 23, 2014. Foto: Press Tv

Brasilia, LiputanIslam.com – Reaksi kerasa atas agresi Zionis Israel ditunjukkan oleh negara Brasil. Dikabarkan, negeri Samba tersebut telah menarik duta besarnya dari Israel sebagai protes atas penggunaan kekuatan [militer] yang tidak proporsional oleh Rezim Zionis kepada penduduk Palestina yang berada di Jalur Gaza.

“Pemerintah Brazil menganggap eskalasi kekerasan Israel, adalah hal yang tidak dapat diterima. Kami sangat mengutuk penggunaan kekuatan yang tidak proporsional oleh Israel di Jalur Gaza, yang telah mengakibatkan korban jiwa sebagian besar merupakan rakyat sipil, termasuk wanita dan anak-anak,” jelas pihak berwenang di Brasil, kamis 24 Juli 2014 seperti dilansir PressTV.

“Mengingat seriusnya situasi (di daerah konflik), Pemerintah Brasil meminta Resolusi dari Dewan HAM PBB. Selain itu, Duta Besar Brasil di Tel Aviv juga telah ditarik kembali ke Brasilia,” tambahnya.

Sebelumnya, Pemerintah Ekuador juga menarik Duta Besarnya dari Tel Aviv. “Kami mengutuk serangan militer Israel ke wilayah Palestina. Kita perlu menghentikan operasi dan serangan yang membabi buta terhadap warga sipil,” kata Menteri Luar Negeri Ekuador, Ricardo Patino.

Hari ini, 25 Juli 2014, jutaan orang di seluruh dunia tengah bersiap untuk turun ke jalan-jalan guna memperingati  Hari Quds Internasional, untuk menyuarakan  dukungan bagi perlawanan Palestina terhadap Israel.

Hari Al-Quds Internasional sendiri ditetapkan oleh mendiang pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini. Pada bulan Agustus i979, ia menyatakan setiap  hari Jumat terakhir pada bulan Ramadhan, akan diperingati setiap tahun sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina yang tertindas oleh Rezim penjajah Israel dan sekutu-sekutunya.

Dalam aksinya, para demonstran akan menyerukan pembebasan Palestina, juga mengutuk kekejaman Zionis Israel.

Hari Al-Quds tahun ini bertepatan dengan serangan Israel yang disebut Operation Protective Edge, yang dimulai sejak 8 Juli 2014. Atas agresi militer Israel, dilaporkan 805 jiwa rakyat Palestina di Jalur Gaza telah malayang, sebagian besar adalah anak-anak dan wanita. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL