±èÇÑ½Ä Ã»ÇØÁøÇØ¿î ´ëÇ¥ "Á˼ÛÇÕ´Ï´Ù"Seoul, LiputanIslam.com — Tindakan penangkapan polisi Korea Selatan terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggungjawab atas musibah feri Sewol bulan lalu terus berlangsung. Jika sebelumnya polisi telah menangkap kapten dan awak kapal, kini polisi mengarahkan perhatiannya pada manajemen dan pemilik perusahaan feri Sewol.

Hari Kamis ini (8/5) pimpinan perusahaan yang mengoperasikan feri Sewol telah ditangkap. Demikian keterangan yang diberikan Yang Joong-jin, seorang jaksa senior Korea, kepada CNN.

Kim Han-sik, CEO dari Cheonghaejin Marine Company, dituduh telah “mengakibatkan kematian karena keteledoran” serta tuduhan lainnya terkait tenggelamnya feri yang menewaskan ratusan penumpang tgl 16 April lalu.

Menurut Joong-jin, Kim telah mengabaikan faktor-faktor keselamatan dalam feri Sewol yang dioperasikannya, seperti kelayakan pengamanan dan muatan yang berlebihan. Para penyidik menyimpulkan tenggelamnya feri Sewol diakibatkan oleh adanya muatan yang tidak diikat secara benar. Selain itu beban muatan diketahui melebihi batas keamanan hingga 200%.

Penyidik juga telah menangkap 4 pegawai perusahaan feri lainnya dalam waktu 2 minggu terakhir, termasuk seorang eksekutif di bawah CEO.

Sedikitnya sebanyak 269 orang dinyatakan tewas akibat tenggelamnya Sewol, saat kapal feri itu berlayar menuju pulau wisata Jeju dari pelabuhan Incheon. Kebanyakan penumpang feri adalah siswa sekolah menengah yang hendak berlibur di Pulau Jeju.

Berita penangkapan Kim muncul seminggu setelah penyidik menggeledah kantor Cheonghaejin Marine. Menurut penyidik, selama ini kapal-kapal feri yang dioperasikan perusahaan telah biasa memuat angkutan secara berlebihan. Bahkan feri Sewol sendiri, yang mulai beroperasi melayani rute Incheon-Jeju sejak Maret 2013, diketahui telah 139 kali melakukan perjalanan dengan muatan yang melebihi batasan keamanan.

Dalam perjalanan feri Sewol tanggal 16 April lalu, diketahui perusahaan meraup keuntungan dari kelebihan muatan hingga senilai 62 juta won atau sekitar Rp650 juta. Sejak mulai beroperasi feri Sewol bahkan telah memberikan keuntungan hingga senilai 3 miliar won dari kelebihan muatan saja.(ca/cnn.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL