bebek raksasaBeijing, LiputanIslam.com — Boneka bebek karet raksasa yang berada di Sungai Nanming di Provinsi Guizhou, barat daya Cina, hilang diterpa badai topan Rammusun.

Boneka setinggi 18 meter buatan seniman Belanda Florentijn Hofman ini hilang pada hari Rabu (16/7), setelah diterpa badai besar Rammusun. Demikian laporan media Thaiwan Want China Times dan dikutip BBC News, Senin (21/7).

Meski memiliki bobot seberat 1 ton dan ditempatkan di atas platform besi seberat 10 ton dan diikat dengan besi baja dengan pinggiran sungai, boneka itu dengan mudahnya hilang terbawa badai.

“Bebek itu terlempar dan terdorong pergi dengan sangat cepat oleh banjir bandang,” kata koordinator pameran boneka tersebut, Yan Jianxin, kepada Wall Street Journal.

“Benda itu menghilang dengan cepat di hadapan saya,” tambahnya.

Belum ada laporan apakah bebek raksasa itu telah ditemukan.

Ini adalah insiden terakhir boneka tersebut setelah meletus saat dipamerkan di Taiwan dan kempes di Hong Kong. Boneka ini telah melakukan tur ke berbagai penjuru dunia sejak 2007, mengunjungi beberapa kota besar seperti Sydney, Sao Paulo dan Baku.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL