Serangan bom di BaghdadBaghdad, LiputanIslam.com—Teror bom mobil kembali mengguncang Baghdad, ibukota Irak, beberapa saat setelah parlemen Irak melangsungkan pemilihan presiden. Dalam serangan ini, setidaknya 21 orang warga Irak gugur, dan 33 orang lainnya menderita luka-luka.

Dari laporan Press TV, pihak kepolisian dan rumah sakit menyatakan pada Kamis, 24 Juli 2014 bahwa bom meledak di distrik Karrada, yang merupakan daerah padat dan sibuk di jantung  Baghdad. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Namun lazimnya, teror dengan bom mobil sering dilakukan oleh kelompok teroris di Irak.

Pada hari Kamis, anggota parlemen Irak yang bernama Fuad Masum, terpilih sebagai  sebagai presiden. Ia adalah salah satu pendiri Partai Patriotic Union of Kurdistan, bersama dengan Presiden Irak sebelumnya, Jalal Talabani. Keterpilihan Masum, diharapkan akan memiliki dampak signifikan untuk menyelesaikan kebuntuan politik di Irak akibat aksi terorisme yang menggila di negara tersebut.

Krisis di Irak semakin meningkat pasca kelompok teroris transnasional Daulah Islam Irak dan Suriah (ISIS) menguasai kota kaya minyak, Mosul dan Tikrit. Mereka juga mengancam akan menguasai Baghdad.

Awal Ramadhan, ISIS mendeklarasikan Khilafah Islamiyah yang dipimpin oleh Abu Bakar al-Baghdadi, dan meminta seluruh umat Muslim untuk melakukan bai’at (janji setia) kepadanya. Namun, berbagai pakar intelejen, seperti  Edward Snowdendan Vyacheslav Matuzov,  mengungkapkan bahwa ISIS merupakan bentukan dari badan intelejen tiga negara (Inggris, Amerika Serikat, Israel), atau dengan kata lain, ISIS merupakan hasil olah racikan Mossad, CIA, dan M16.

Para ulama pun sudah mengecam ISIS. Ulama-ulama Ahlussunah Al-Azhar, ulama Ahlussunah Irak, hingga ulama Salafi Mesir, sepakat bahwa Kekhilafahan ISIS tidak sesuai dengan syariat. Mereka juga mengutuk kebrutalan yang dipertontonkan ISIS di Suriah dan Irak, yang membunuhi ulama dan rakyat sipil.

Saat ini Tentara Irak, didukung oleh pasukan dari suku lokal dan sukarelawan, telah terlibat dalam pertempuran sengit dengan militan di berbagai front yang berbeda. Di Tikrit, gabungan pasukan Irak dikabarkan telah berhasil memukul mundur kelompok ISIS. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL