serangan bom bangkokBangkok, LiputanIslam.com — Sebuah ledakan bom terjadi di sebuah pemakaman yang ramai dikunjungi orang di ibukota Thailand Bangkok, Senin malam (17/8). Setidaknya 19 orang tewas dalam insiden itu dan lebih dari 120 orang terluka.

Pemakaman Erawan yang merupakan salah satu tempat tujuan wisatawan domestik dan asing, tengah dalam keramaian saat terjadinya ledakan. Sebagian korban adalah warga Cina.

Menhan Prawit Wongsuwon mengatakan pelaku serangan mengincar warga asing untuk menghancurkan perekonomian dan pariwisata Thailand. Namun belum ada yang mengaku bertanggungjawab atas insiden itu sebagaimana sebuah serangan terror biasa terjadi.

“Kami akan memburu mereka,” kata Prawit kepada wartawana.

Menanggapi insiden itu, televisi The Nation TV‘ melaporkan Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha menyatakan akan membentuk ‘ruangan perang’ untuk mengkoordinasikan reaksi atas aksi anti-teror itu.

Kepala kepolisian nasional Somyot Poompummuang mengatakan sebanyak 10 warga Thailand tewas dalam insiden itu bersama seorang warga Cina dan seorang warga Filipina.

“Siapapun yang memasang bom di tempat itu adalah orang yang kejam yang ingin membunuh. Menempatkan bom di tempat itu berarti mereka ingin membunuh banyak orang,” kata Prayuth.

Polisi Thailand menyebut 123 orang terluka dalam insiden itu. Sementara pemerintah Hongkong mengklaim 3 warganya turut terluka dalam insiden itu.

Mengutip keterangan polisi, The Bangkok Post melaporkan bahwa bom yang meledak berkekuatan 3 kg TNT dan ditempatkan di dalam pipa di dalam komplek pemakaman. Sementara itu sebuah sirkut elektronik yang dicurigai terkait dengan bom itu ditemukan 30 meter dari tempat ledakan.

Setelah ledakan, polisi pun melakukan penyisiran. Namun tidak ditemukan bom lainnya.

Wartawan BBC Jonathan Head melaporkan terjadinya kekacauan setelah ledakan itu terjadi, dan potongan-potongan tubuh berserakan di sekitar ledakan.

Ini adalah insiden serangan bom terburuk di ibukota Thailand.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL