Bolivia, moralessalah satu negara Amerika Latin yang selama ini bersimpati pada Palestina dan “Perlawanan” anti-zionisme, mengikuti jejak sekutunya, Iran, dengan memulai program nuklir untuk keperluan damai. Hal itu dikemukakan oleh Presiden Bolivia Evo Morales dalam satu pidato hari Rabu (22/1).

“Tahun ini kita akan meluncurkan program energi nuklir untuk keperluan damai. Saya ingin sampaikan bahwa kita tidak jauh lagi untuk mendapatkan energi nuklir, karena kita memiliki bahan dasarnya yang mencukupi dan kita memiliki hak,” kata Morales.

Morales tidak menyebutkan detil dari rencana tersebut, namun sebagai langkah awal akan dibentuk “komisi energi tingkat tinggi” untuk menjalankan program tersebut.

“Ini adalah prioritas bagi negara Bolivian,” tambah Morales seraya menambahkan bahwa pemerintahannya tengah membangun pembangkit-pembangkit energi tenaga hidroelektrik dan thermal yang akan diekspor ke negara-negara tetangga.

Pada bulan Oktober lalu Morales mengatakan bahwa negaranya telah mendapatkan bantuan dari Perancis dan Argentina untuk mengembangkan energi nuklir untuk keperluan kedokteran dan pembangkit energi. Selanjutnya, setelah kunjungan ke Iran bulan Oktober 2010, Morales mengatakan bahwa Iran telah setuju untuk membantu Bolivia mengembangkan program energi nuklir.

Sejak menjabat sebagai Presiden tahun 2006, Morales yang merupakan bekas petani koka, banyak mengembangkan proyek-

proyek infrastruktur, termasuk pembangunan jalur kereta api jarak jauh yang menghubungkan negaranya dengan Peru hingga Brazil. Dengan penduduk hanya sebanyak 10 juta orang, Bolivia kini mengandalkan bahan-bahan mineral sebagai produk ekspornya.(CA/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL