warga nigeriaAbuja, LiputanIslam.com — Kelompok teroris Boko Haram kembali melancarkan serangan maut yang menewaskan puluhan orang, hari Jumat (19/9), di kota Mainok di timur laut Nigeria.

Para pejabat lokal dan saksi mata menyebutkan korban tewas akibat serangan itu sekitar 36 orang, setelah kelompok Boko Haram menembaki dengan membabi buta warga yang tengah berkumpul di pasar untuk berjual beli. Demikian laporan BBC News.

Boko Haram kini berada di atas angin setelah berhasil menduduki beberapa kota di wilayah timur laut Nigeria dalam beberapa minggu terakhir, di hadapan militer Nigeria yang tidak berdaya.

Dua pejabat keamanan mengatakan kepada BBC bahwa setidaknya 36 orang tewas, termasuk 13 anggota Boko Haram, dalam peristiwa itu. Sementara tembak-menembak masih berlanjut hingga hari Sabtu (20/9).

“13 dari teroris itu tewas, sebagian lari dengan sembawa senjata serbu dan teman-teman kita telah siap menghadang mereka. Namun sayangnya, 23 warga sipil tewas dalam serangan itu,” kata seorang pejabat tersebut.

Para saksi mata menyebutkan situasi yang dilihatnya sebagai kekacauan yang luar biasa ketika para teroris menyerang warga di tengah pasar di siang hari bolong. Beberapa korban tewas setelah ditabrak kendaraan yang melaju kencang menghindari serangan.

Para saksi juga menyebutkan, tentara ikut melarikan diri bersama warga.

Mainok berada sekitar 56 km dari kota Maiduguri, ibukota provinsi Borno. Tahun 2013 President Goodluck Jonathan menetapkan kondisi darurat atas Provinsi Borno, Yobe dan Adamawa, untuk memadamkan pemberontakan Boko Haram.

Sebelumnya di minggu yang sama, Boko Haram juga menyerang sekolah guru di kota Kano, menewaskan setidaknya 14 orang.

Organisasi HAM Human Rights Watch menyebutkan, lebih dari 2.000 warga sipil telah tewas tahun ini akibat pemberontakan Boko Haram.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL