boko haramChibok, LiputanIslam.com — Kelompok teroris Boko Haram kembali berulah. Belasan penduduk desa di dekat kota Chibok, Provinsi Borno, dikhawatirkan tewas setelah kelompok tersebut melakukan penyerangan, hari Sabtu (21/6).

Para saksi mata melaporkan kepada BBC bahwa orang-orang Boko Haram menghabiskan waktu selama 6 jam untuk melakukan aksi kejinya dengan menembaki semua penduduk, mengejar mereka hingga ke dalam hutan, dan membakari rumah-rumah.

Serangan terakhir ini terjadi terutama pada 2 desa, Desa Kwarangilam dan Koronginim.

Para saksi menyebutkan, gerombolan Boko Haram itu datang tiba-tiba dengan menggunakan kendaraan olahraga, menyerukan takbir sembari menembaki orang-orang di sekitar mereka tanpa peringatan.

Tidak lama setelah serangan itu, pasukan Nigeria yang didukung pesawat-pesawat terbang melakukan serangan balasan yang menewaskan sejumlah anggota Boko Haram.

Para saksi mata menyebutkan mayat-mayat anggota Boko Haram ditemukan di luar desa Kwarangilam bersama kendaraan-kendaraan yang terbakar.

Ratusan penduduk desa telah tewas akibat serangan membabi buta yang dilakukan Boko Haram dalam beberapa bulan terakhir. Dalam satu serangan di dekat ibukota Provinsi Borno, Maiduguri, awal Juni lalu, sebanyak 45 orang tewas.

Saat itu para penyerang Boko Haram itu mengatakan kepada penduduk desa bahwa mereka hendak mengadakan pengajian, dan ketika penduduk sudah berkumpul, mereka menembaki mereka begitu saja.

Pemerintah dan militer Nigeria menghadapi tekanan psikologis yang serius untuk bisa menangangi masalah yang ditimbulkan kelompok Boko Haram ini. Apalagi setelah mereka melakukan penculikan terhadap ratusan pelajar putri sekolah menengah di kota Chibok bulan April lalu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL