Abuja,boko-kidnap LiputanIslam.com — Kelompok teroris Boko Haram diduga telah melakukan aksi penculikan terhadap setidaknya 20 wanita di lokasi yang tidak terlalu jauh dari penculikan lebih dari 200 pelajar perempuan bulan April lalu.

Menurut keterangan para saksi sebagaimana dikutip , Senin (9/6), para wanita itu diangkut menggunakan mobil-mobil van dan dibawa ke tempat yang tidak diketahui di negara bagian Borno.

Pemerintah belum memberikan keterangan terkait insiden terbaru di pemukiman Garkin Fulani, hari Kamis lalu (5/6). Pemerintah dan militer Nigeria kini menghadapi sorotan publik internasional karena ketidak mampuan mereka membebaskan para tawanan Boko Haram.

Meski telah ditetapkan sebagai wilayah darurat di Borno, namun militer negara tampak kurang aktif menjalankan fungsinya, atau bahkan menghilang dari pos-posnya. Hal ini memungkinkan Boko Haram terus menjalankan aksinya.

Boko Haram yang artinya “pendidikan barat adalah haram” telah mengangkat senjata sejak tahun 2009 dalam memperjuangkan klaim mereka untuk menjadikan Nigeria sebagai negara Islam. Ribuan orang telah tewas dalam pemberontakan Boko Haram.

Insiden penculikan terhadap 20 wanita tersebut terjadi tidak jauh dari lokasi penculikan lebih dari 200 pelajar putri di sekolah menengah wanita di Chibok April lalu.

Selain para wanita, Boko Haram juga menahan 3 orang laki-laki yang mencoba menghentikan aksi penculikan.

Pada hari Senin (9/6) militer Nigeria mengumumkan telah menewaskan 50 anggota anggota Boko Haram dan menyediakan perlindungan bagi para penduduk desa yang sering menjadi korban penculikan.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL