boko haram2Abuja, LiputanIslam.com — Kelompok militan Boko Haram berhasil menduduki sebuah kota dan pangkalan militer multinasional di timur-laut Nigeria. Demikian keterangan para pejabat dan saksi mata.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Senin dinihari (5/1), Maina Maaji Lawan, senator negara bagian Borno mengatakan bahwa tentara pemerintah telah meninggalkan pangkalan militer di kota Baga setelah diserang oleh Boko Haram pada hari Sabtu (3/1). Sementara warga kota yang melarikan diri dengan perahu ke negara tetangga Chad, mengatakan bahwa banyak orang tewas di kota mereka dan kota Baqa terbakar hebat oleh serangan Boko Haram.

Baga, tempat terjadinya pembantaian tentara Nigeria tahun 2013, adalah kota terakhir yang masih berada di bawah kontrol pemeintah di negara bagian Borno. Selain tentara Nigeria, di pangkalan militer itu juga terdapat tim dari Multi-National Joint Task Force (MNJTF), yang terdiri dari pasukan dari Niger, Chad dan Nigeria.

Dibentuk tahun 1998 untuk memerangi aksi-aksi kejahatan di sekitar wilayah Danau Chad region, MNJTF akhirnya harus berhadapan dengan Boko Haram. Namun meski telah dibantu oleh para penasihat dari negara-negara barat, kedua pasukan ini tidak mampu menghentikan aksi-aksi Boko Haram yang kini justru semakin meningkat.

BBC News melaporkan bahwa serangan-serangan Boko Haram terhadap desa-desa dan kota-kota kini terjadi hampir setiap hari. Tidak hanya itu, pangkalan-pangkalan militer juga menjadi sasaran utama Boko Haram.

Pada bulan Desember 2013 ratusan anggota Boko Haram menyerang pangkalan udara militer di luar kota Maiduguri, ibukota negara bagian Borno. Mereka berhasil menghancurkan 2 helikopter dan membakar sejumlah bangunan sebelum mengundurkan diri. Sebulan kemudian Boko Haram menyerang pangkalan militer di Bama yang menjadi markas batalyon tank pasukan pemerintah.

Penduduk menyebutkan militer meninggalkan pangkalan militer mereka begitu saja setelah bertempur sebentar.

“Ketika tentara-tentara melarikan diri, apa yang akan Anda lakukan?” kata mereka.

Belum ada keterangan resmi pemerintah tentang insiden ini, termasuk jumlah korban yang jatuh.

Beberapa hari sebelum serangan ini kelompok Boko Haram diyakini telah menculik 40 anak-anak muda di desa Malari di pedalaman Borno.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*