korban boko haramAbuja, LiputanIslam.com — Sekitar 500 anak berusia 11 tahun ke bawah telah diculik oleh kelompok Boko Haram dari sebuah kota yang berhasil direbut militer Nigeria dari kelompok itu.

Sebagaimana dikatakan seorang warga kota Damasak kepada BBC, Selasa (24/3) kemarin, anak-anak tersebut dibawa oleh kelompok Boko Haram saat mereka meninggalkan kota itu.

Pasukan Niger dan Chad, 2 negara tetangga Nigeria yang turut membantu Nigeria memerangi Boko Haram, merebut kota Damasak dari Boko Haram bulan ini.

Seorang senator yang mewakili negara bagian Borno, Maina Maaji Lawan, mengatakan kepada BBC bahwa kasus di Damasak terjadi di kota-kota lain yang diduduki Boko Haram dimana kelompok tersebut menculik anak-anak dan merekrutnya menjadi anggota mereka.

“Anak-anak yang masih sangat kecil mereka kirimkan ke madrasah, dan anak-anak perempuan antara 16 dan 25 tahun, mereka rekrut dan indoktrinasi untuk mendukung jalur suplai bagi misi-misi mereka,” kata Lawan tentang perlakuan Boko Haram terhadap korban penculikan mereka.

Pada bulan April 2014 kelompok Boko Haram menggemparkan dunia dengan aksi mereka menculik lebih dari 200 pelajar perempuan di sebuah sekolah menengah khusus wanita di kota Chibok di negara bagian Borno. Pemimpin kelompok tersebut, Abubakar Shekau mengatakan bahwa para gadis tersebut telah diperistri oleh para anggota Boko Haram setelah sebelumnya ia mengancam akan menjual mereka sebagai budak.

Damasak adalah kota perdagangan di negara bagian Borno yang dekat dengan perbatasan Niger dan terletak sekitar 200 km dari ibukota negara bagian Maiduguri. Boko Haram menduduki kota itu pada akhir tahun lalu.

Minggu lalu ditemukan kuburan massal berisi 70 mayat di bawah jembatan di dekat kota tersebut. Diduga kuat mereka adalah warga sipil yang menjadi korban kekejaman Boko Haram.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*