eks pejabat ciaWashington DC, LiputanIslam.com — Seorang mantan pegawai dinas inteligen AS CIA, Jeffrey Sterling dijatuhi hukuman penjara selama 3,5 tahun karena terbukti membocorkan rencana anti-program nuklir Iran.

Hukuman itu dijatuhkan oleh Pengadilan Federal di Alexandria, negara bagian Virginia, Senin (11/5). Sebelumnya ia dituntut hukuman selama 20 tahun dan jaksa menyebut tindakan Sterling telah memukul aparat keamanan AS ke intinya.

Sterling adalah anggota CIA yang terlibat dalam rencana untuk menghambat program nuklir Iran lebih dari 10 tahun lalu. Ia dituduh telah membocorkan rencana itu ke reporter New York Times. Pengacaranya, Edward MacMahon dan Barry Pollack, mengatakan mereka berencana mengajukan banding. Demikian seperti dilaporkan Press TV, Selasa (12/5).

Kasus ini telah berlangsung selama bertahun-tahun karena pengadilan gagal membujuk wartawan New York Times, James Risen, untuk membuka identitas pejabat CIA yang membocorkan informasi tersebut.

Sejumlah pengamat media mengkritik pemerintah AS yang ‘tebang pilih’ terhadap kasus-kasus kebocoran informasi, yang menurut mereka sering dilakukan oleh pejabat AS sendiri demi tujuan tertentu. Namun saat outputnya tidak sesuai keinginan, mereka menjerat pembocor dan media yang menyebarkan informasi itu dengan tuntutan hukum.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL