Bocah Palestina saat diwawancara

Bocah Palestina saat diwawancara

GazaCity, LiputanIslam.com – Brutalnya serangan Tentara Zionis Israel menyisakan luka mendalam pada penduduk Palestina, tak terkecuali anak-anak. Seorang anak Palestina di Gaza dilaporkan memohon bantuan internasional atas krisis kemanusiaan di wilayahnya.

Kamis,  24 Juli 2014, seorang reporter Press TV mengabarkan langsung situasi terkini dari Jalur Gaza. Saat itu, seorang anak kecil datang menghampiri dan memohon bantuan internasional untuk menghentikan pembantaian Tentara Zionis Israel.

“Kami anak-anak Gaza belum pernah melihat dreamland (tanah impian yang aman, indah –red) kendatipun hanya di dalam mimpi. Kami hanya melihat mimpi buruk, atas parahnya kerusakan wilayah kami dan masa depan yang suram. Kami mohon, bantulah kami, selamatkanlah kami dari monster Israel, terimakasih,” ucapnya dalam Bahasa Inggris, wajahnya terlihat begitu sendu. Sampai hari ini, Israel masih melancarkan serangan udara dan darat yang mematikan di Jalur Gaza.

Sebelumnya, tank Tentara Zionis menembaki sebuah sekolah yang dikelola PBB di Beit Hanum, yang menewaskan 17 orang dan 400 lainnya dikabarkan menderita luka-luka.

Atas serangan mematikan di sekolah di Beit Hanum  – yang menampung para pengungsi – Iran mengutuk keras dan meminta pertanggung-jawaban dari PBB. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Marzieh Afkham menuding serangan Tentara Zionis kepada penduduk sipil, adalah bentuk keputus-asaan Israel.

“Hari ini telah terbukti  lebih jelas daripada sebelumnya bahwa Tentara Zionis  tidak menghindarkan diri untuk melakukan kejahatan,  dengan menyerang rakyat tak berdaya di  Jalur Gaza. Hal ini terjadi, selain karena sifat liar mereka, juga karena mereka  tengah berputus asa,” ujar Afkham.

Ia menekankan, bahwa PBB harus bertanggung jawab atas kejahatan perang tersebut terhadap warga Gaza tidak berdaya.

“PBB, harus bertanggung jawab terhadap kejahatan perang yang dilakukan Israel di Jalur Gaza, termasuk penyerangan terhadap sekolah di Beit Hanum, yang berada di bawah pengawasan PBB,” tambahnya.

Jumat terakhir bulan Ramadhan, hari ini, telah ditetapkan sebagai Hari Al-Quds Internasional. Seluruh umat manusia di dunia, tanpa memandang bangsa dan agamanya akan turun ke jalan-jalan untuk menyuarakan dukungan kepada Palestina dan mengutuk penjajahan yang dilakukan oleh Rezim Zionis Israel. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL