taman-ismail-marzukiJakarta, LiputanIslam.com — Pada tanggal 11 Mei seratus tahun lalu, komponis Ismail Marzuki dilahirkan. Meski hidupnya termasuk singkat, hanya 44 tahun, banyak karya besar yang ditinggalkannya, termasuk lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.

Untuk memperingati seabad Ismail Marzuki, Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM) menggelar serangkaian acara, bekerja sama dengan Pemerintah DKI Jakarta, Pemerintah Kota Jakarta Pusat, JakArt, dan Yayasan Musik Sastra Indonesia. Salah satu acara yang digelar adalah pameran memorabilia milik Ismail Marzuki yang digelar di Teater Kecil TIM pada 7-14 Mei 2014.

“Yang dipamerkan termasuk akordeon, biola, rebab, dan jam dinding asli milik Ismail Marzuki,” ujar Bambang Subekti, Kepala Badan Pengelola PKJ TIM, kepada pers, hari Selasa lalu (6/5).

Tak hanya itu, sekitar 60 foto dan kliping media serta 130 fotokopi dari partitur asli miliknya juga akan dipajang. Beberapa partitur, seperti partitur lagu “Gugur Bunga”, dihiasi dengan sketsa menarik yang digambar sendiri olehnya.

Selain itu di TIM pada tanggal 9 Mei juga digelar diskusi terbuka yang menampilkan pakar musik Suka Hardjana, Remy Silado, dan Ben Leo. Diadakan pula pertunjukkan drama “Ismail Marzuki Sang Pahlawan” oleh Teater Tanah Air dan lomba paduan suara mahasiswa se-DKI Jakarta. Rangkaian acara ditutup pada 24 Mei mendatang lewat “Konser 100 Tahun Ismail Marzuki” di Teater Jakarta.(ca/tempo.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL