LiputanIslam.com – Pejabat level tinggi yang terjerat kasus tindak pidana pencucian uang, yang biasa disebut dengan Big Fish, lolos dan sulit untuk dilakukan penyidikan oleh KPK. Banyak kendala yang mereka hadapi seperti hambatan untuk memanggil sejumlah saksi dan informasi yang bocor. Hal itu menyebabkan para pegawai KPK menandatangani petisi untuk segera mengusut perkara tersebut. Petisi tersebut berjudul ‘Buntu Jerat Big Fish’.

Ada 114 penyidik dan penyelidik KPK yang menandatangani petisi tersebut. Mereka berharap pimpinan KPK bisa segera mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan kasus tindak pidana Big Fish tersebut, mengingat KPK adalah lembaga penegak hukum yang independen dan dipercayai masyarakat.

“Kurang-lebih satu tahun ke belakang ini, jajaran di Kedeputian Penindakan KPK mengalami kebuntuan untuk mengurai dan mengembangkan perkara sampai dengan ke level pejabat yang lebih tinggi atau Big Fish, level kejahatan korporasi, maupun ke level tindak pidana pencucian uang,” tulis petisi tersebut.

Menanggapi petisi terrsebut, pimpinan KPK segera menjadwalkan pertemuan dengan para pegawai.

“Pimpinan akan menjadwalkan pertemuan dengan pegawai yang membuat petisi,” ucap Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif pada Rabu (10/4).

Petisi tersebut akan diselesaikan melalui internal KPK sendiri dengan mekanisme yang ada, sehingga tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin menghancurkan KPK.

“Kami juga ingin pastikan satu hal, jangan sampai apa yang terjadi saat ini kemudian disalahgunakan atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang terkait dengan perkara yang ditangani KPK karena KPK memastikan penanganan perkara yang ada saat ini itu dilakukan secara prudent berdasarkan hukum acara yang berlaku,” tambah Febri Diansyah, Kabiro Humas KPK di Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Rabu (10/4). (Ayu/Detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*