Sumber: jawapos.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. Sutopo meninggal pada usia 49 tahun di Guangzhou, Tiongkok, saat menjalani perawatan kanker paru-paru yang dideritanya.

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berduka atas berpulangnya ke Rahmatullah, Bapak Sutopo Purwo Nugroho di Guangzhou, menjelang dini hari tadi,” tulis Presiden Jokowi dalam akun resmi Instagramnya pada Minggu (7/7).

Presiden Jokowi mengenang dedikasi Sutopo pada bangsa dan negara. Hingga menjelang tutup usia, ia tetap mengabarkan informasi terkini mengenai bencana yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

“Sampai menjelang akhir hayatnya sebagai Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, ia mengabarkan dengan cepat kejadian bencana alam (seperti) gempa bumi, longsor, tsunami, atau kebakaran yang terjadi di pelosok negeri agar kita waspada dan tidak kebingungan,” tulis Presiden.

Baca: Fokus Pada Kemanusiaan, Yenny Wahid Terima Anugerah Tokoh Perubahan

Satu prinsip yang dipegang Sutopo ialah bahwa hidup itu bukan soal panjang atau pendeknya usia, namun seberapa besar kita dapat membantu orang lain.“Dan ia mengamalkan kalimat itu dengan baik,” tambah  Presiden.

Upacara pemakaman jenazah almarhum Sutopo Purwo Nugroho dilakukan pada Senin (8/7) tadi pagi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sonolayu, Boyolali, Jawa Tengah. Pemakaman di hadiri Kepala BNPB Letjen (TNI) Doni Monardo, Gubernur Jateng Ganjar Prabowo dan Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat, serta ribuan masyarakat. (aw/detik/setkab).

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*