bentrok polandiaWarsawa, LiputanIslam.com — Bentrokan mewarnai peringatan hari kemerdekaan Polandia yang digelar di Warsawa, Selasa (11/11). Polisi menggunakan meriam air untuk membubarkan ratusan massa berpenutup muka yang berusaha mengacaukan peringatan.

Bentrokan dimulai ketika ratusan anggota kelompok “kanan” keluar dari barisan pawai dan mulai melempari polisi dengan batu dan kembang api. Kantor berita TASS menyebut sebanyak 23 polisi dan 24 demonstran mengalami luka-luka dalam bentrokan itu. Sementera 276 orang telah ditahan.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, ini adalah peringatan kemerdekaan ke-4 berturut-turut yang diwarnai oleh kerusuhan. Tahun lalu sekelompok orang berusaha menyerang kantor kedubes Rusia.

Peringatan hari Selasa kemarin awalnya berjalan tenang. Ribuan warga berpartisipasi dalam pawai keliling kota Warsawa. Namun tiba-tiba sekelompok orang yang mengenakan penutup wajah memisahkan diri dari barisan pawai dan melempari polisi dengan batu, kembang api dan paving block. Polisi pun membalas aksi itu dengan menembakkan meriam air.

Sebelum pawai dimulai, Presiden Bronislaw Komorowski memimpin upacara resmi di ibukota.

Pawai merupakan kegiatan puncak dari peringatan kemerdekaan setiap tahunnya, dimana warga memperingati keberhasilan tentara Polandia merebut kembali kota Warsawa pada akhir Perang Dunia I tahun 1918. Sebelumnya dalam perang tersebut Polandia terpecah dua, sebagian dicaplok Prussia dan Austro-Hungaria dan sisanya menjadi bagian Rusia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL