bentrok kievKiev, LiputanIslam.com — Bentrokan sengit terjadi antara ratusan demonstran melawan gerombolan preman dan polisi di kota Kiev, Ukraina, Rabu lalu (20/5). Demonstran memprotes pembangunan pusat perbelanjaan di kota itu.

Media Russia Today melaporkan, Jumat petang (22/5), 15 orang polisi terluka dalam insiden itu. Sementara gerombolan preman yang tersebut diduga adalah orang-orang suruhan pemilik proyek.

Bentrokan terjadi ketika para aktifis dan demonstran menyingkirkan pagar yang mengelilingi proyek super mall ‘Le Boulevard’ di dekat stasiun metro “Osokorky”. Namun kemudian sekelompok preman yang mengenakan penutup wajah, menyerang mereka.

Warga setempat menyebut para preman itu sebagai “titushki”, atau preman bayaran. Mereka menyerang demonstran dengan batu dan benda-benda keras lain. Demonstran yang berjumlah lebih banyak, melawan dengan gigih dan berhasil menangkap sejumlah preman.

Russia Today hanya melaporkan sejumlah demonstran dan preman yang terluka dalam bentrokan itu, namun tidak menyebutkan jumlahnya.

Ini bukan bentrokan pertama terkait dengan pembangunan mall tersebut. Bulan April lalu tiga polisi juga terluka setelah ditembak orang tak dikenal dalam bentrokan yang sama.

Aksi-aksi protes mulai terjadi tahun lalu ketika rencana pembangunan mall yang terletak di kawasan hijau tersebut diumumkan. Karena aksi-aksi penentangan itu proyek dihentikan sementara. Namun pada hari Selasa pembangunan proyek tersebut dimulai lagi, sehingga memicu aksi demonstrasi.

Walikota Kiev yang juga mantan juara dunia tinju kelas berat, Vitaly Klichko, telah berencana untuk membatalkan proyek itu, namun pemilik proyek mengancam menuntutnya ke pengadilan. Sementara para demonstran menuduh Vitaly, tokoh yang aktif terlibat dalam “Revolusi Maidan” bulan Februari 2014 lalu, terlibat dalam proyek tersebut.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL