kerusuhan sri lankaColombo, LiputanIslam.com — Bentrokan sektarian terjadi di Sri Lanka, Minggu kemarin (15/6), setelah orang-orang Budha berpawai ke dalam wilayah yang dihuni mayoritas oleh orang-orang muslim. Akibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka dan jam malam pun diterapkan di beberapa wilayah Sri Lanka.

Bentrokan dipicu oleh pawai pawai yang digelar oleh kelompok militan Budha yang memasuki wilayah yang dihuni orang-orang muslim di Aluthgama.

Belum jelas apa yang memicu terjadinya bentrokan, ketika kemudian warga muslim di sekitar jalanan yang digunakan pawai melemparkan batu dan benda-bendar keras ke arah peserta pawai. Selain korban luka-luka, sejumlah rumah dan toko di kota tersebut juga terbakar

Selain Aluthgama, jam malam juga diterapkan di kota Beruwala yang juga didominasi oleh warga muslim. Umat muslims berjumlah sekitar 10% di tengah mayoritas penduduk Budha di Sri Lanka.

Saksi-saksi mata menyebutkan bahwa sejumlah muslim diseret keluar dari kendaraan umum dan dipukuli. Sejumlah penjarahan juga dilaporkan terjadi. Rumah-ruman dan masjid juga menjadi sasaran pengrusakan.

Bentrokan terjadi setelah pawai yang digelar oleh kelompok Bodu Bala Sena (BBS), atau Brigade Budha memasuki kawasan yang dihuni orang-orang Islam dan meneriakkan makian dan kata-kata tidak senonoh terhadap orang-orang Islam.

Pawai itu sendiri dilakukan setelah terjadi insiden kecil antara seorang pemuda muslim dengan seorang pengemudi Budha tiga hari sebelumnya.

Sentimen anti muslim memang dipicu oleh kecemburuan warga Budha atas pengaruh warga muslim
yang dianggap terlalu besar di pemerintahan.

Media-media massa Sri Lanka sendiri kurang antusias memberitakan peristiwa tersebut meski atas kejadian tersebut Presiden Mahinda Rajapaksa telah memerintahkan untuk dilakukan penyelidikan.

“Pemerintah tidak akan mengijinkan siapapun untuk menentukan hukum sendiri. Saya serukan kepada semua kelompok untuk menahan diri,” kata presiden dalam akun resmi Twitter-nya, kemarin.(ca/cnn)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL