bentrok cinaBeijing, LiputanIslam.com — Bentrokan berdarah terjadi di sebuah desa di luar kota Kunming, Provinsi Yunnan, menewaskan 8 orang dan melukai 18 orang. BBC News melaporkan berdasarkan laporan kantor berita Cina Xinhua, Rabu (15/10).

Menurut laporan tersebut, bentrokan terjadi antara para pekerja bangunan sebuah proyek konstruksi dengan warga lokal yang menganggap proyek tersebut telah menggusur lahan warga secara ilegal.

Insiden itu terjadi di Desa Fuyou, sekitar 26 km sebelah selatan ibukota Provinsi Yunnan, Kunming.

Para pekerja yang terlibat bentrok sebelumnya tengah membangun pusat logistik dan perdagangan yang sejak lama ditentang warga lokal yang merasa telah diserobot tanahnya.

Xinhua melaporkan bahwa di antara korban yang tewas adalah 6 pekerja konstruksi dan 2 warga lokal. Sementara itu polisi mengatakan akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kerusuhan.

Seorang warga mengatakan kepada Cina National Radio bahwa rencana pembangunan proyek tersebut diumumkan pada tahun 2011. Penduduk mengklaim pengembang proyek telah menolak menunjukkan keabsahan proyek tersebut, dan bahwa pengembang telah mengklaim kepemilikan jalan satu-satunya yang melalui desa mereka.

Para pejabat lokal menolak bermomentar ketika dimintai keterangannya oleh awak Cina National Radio. Sedangkan otoritas kini tengah melakukan penyelidikan atas insiden itu.

Pembangunan Cina yang pesat telah meninggalkan berbagai kasus perselisihan antara warga dengan pengembang-pengembang yang ditunjuk pemerintah lokal melalui praktik-praktik yang korup dimana pejabat-pejabat lokal menjual sejumlah besar tanah milik warga.

Pada bulan November 2004, tentara terpaksa dikerahkan untuk menghentikan aksi kerusuhan oleh 100.000 petani di Sichuan, dan di tahun 2007 sekitar 20.000 pekerja di pedesaan bentrok dengan polisi di Hunan.

Satu kasus paling menarik perhatian publik terjadi tahun 2011, dimana ribuan penduduk desa mengusir para pejabat lokal yang menjual tanah mereka tanpa kompensasi yang memadai. Selanjutnya mereka menggelar pemilihan sendiri untuk menentukan pejabat-pejabat  baru.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL