TNI_puncak_jayaJayapura, LiputanIslam.com — 2 orang personil TNI/Polri, salah satunya Kapolres Kota Jayapura AKBP Alfred Papare, mengalami luka-luka akibat terlibat bentrokan bersenjata dengan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sabtu pagi (5/4).

AKBP Alfred Papare terkena serpihan kaca di bagian lengan dan muka, sedangkan Serma Tugino, anggota Kodim Jayapura, terkena di bagian samping kepala dekat telinga. Keduanya telah mendapatkan perawatan semestinya.

Akibat bentrokan tersebut, pasar perbatasan yang berlokasi di perbatasan RI-Papua Nugini (PNG). Kantor berita nasional Antara sebagaimana dikutip republika.co.id melaporkan, pasar yang biasanya dibuka seminggu dua kali yakni setiap hari Selasa dan Sabtu, nampak tutup sesaat setelah terjadi kontak senjata ditapal batas kedua negara. Beberapa pedagang yang sempat membuka los atau tempat jualan langsung menutup tempat jualannya.

“Kami terpaksa menutup tempat jualan dan pulang,” ujar Amir, salah satu pedagang yang ditemui sedang bersiap-siap kembali ke Jayapura.

Kontak senjata antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata berawal dari aksi mengibarkan bendera “bintang kejora” di ujung batas RI-PNG, sebelum titik zero.

Dandim Jayapura Letkol Inf Wahyu kepada Antara mengaku belum mengetahui dengan pasti kelompok mana yang melakukan pengibaran bendera dan penembakan. Hingga berita ini diturunkan masih terdengar bunyi tembakan.(ca/republika.co.id)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL